Cara memilih kemasan cairan untuk ekspor (pengiriman ke luar negeri) merupakan tantangan tersendiri bagi para pengusaha. Pengusaha perlu memilih kemasan terbaik supaya kualitas produk tetap terjaga selama menempuh perjalanan jauh.
Kemasan yang bagus dapat mencegah potensi kebocoran serta mencegah kerusakan zat cair selama proses pengiriman. Oleh karena itu, pengusaha atau orang yang hendak mengirim barang ke luar negeri perlu memilih kemasan yang tepat sesuai karakteristik produk zat cair.
Ilustrasi Cara Memilih Kemasan Cairan untuk Ekspor. Sumber: Youtube.com/@ekanusagroup9786
Pemilihan kemasan zat cair merupakan upaya penting dalam kegiatan perdagangan, baik impor, ekspor, maupun perdagangan antarpulau. Pemilihan kemasan zat cair bukan hanya berkaitan dengan estetika, melainkan juga berkaitan dengan ketahanan produk.
Dikutip dari buku Pelaksana Ekspor karya Ritonga dan Zahara (2021: 53), kemasan yang baik harus dapat memberikan proteksi pada produk, distribusi, perbedaan iklim, dan sarana transportasi. Oleh karena itu, pemilihan kemasan cairan membutuhkan kecermatan.
Berikut ini adalah tiga cara memilih kemasan cairan untuk ekspor yang dapat melengkapi referensi bagi individu atau perusahaan yang hendak mengirim barang ke luar negeri.
Produk yang berbentuk zat cair atau cairan mempunyai sifat unik tersendiri, misalnya ketahanan suhu, kekentalan (viskositas), atau warna. Hal itu membuat pemilihan kemasan cairan perlu memperhatikan karakteristik produk cair.
Pada buku yang sama Ritonga dan Zahara (2021: 55 – 60) juga menjelaskan bahwa jenis kemasan sesuai sifat dan material pengemasan dan aplikasinya terdiri dari beberapa bagian, antara lain:
Setelah mengetahui karakteristik produk cair, cara kedua adalah memilih kemasan yang mampu melindungi produk selama proses distribusi atau pengiriman. Pengiriman ekspor merupakan proses panjang sehingga ada kemungkinan bahwa produk dapat mengalami benturan.
Berdasarkan keberadaan potensi tersebut, pengirim perlu memilih kemasan yang tahan terhadap benturan. Selain itu, pengirim juga dapat menggunakan pelindung tambahan untuk mencegah benturan.
Pemilihan kemasan cairan juga perlu menyesuaikan dengan moda transportasi yang digunakan, seperti transportasi laut, udara, atau darat. Penyesuaian tersebut penting karena setiap moda transportasi mempunyai karakteristik tersendiri seperti perubahan suhu atau tekanan.
Penerapan tiga cara memilih kemasan cairan untuk ekspor yang benar dapat membantu pengirim melindungi produk dari kerusakan fisik. Pengirim dapat melakukan konsultasi dengan penyedia jasa pengemasan dan pengiriman untuk memperoleh rekomendasi terbaik. (Mita – Annis)