Faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional adalah pemahaman penting bagi pengusaha yang aktif melakukan jual beli produk antarnegara. Pemahaman tersebut mempunyai manfaat untuk mengantisipasi kemungkinan hambatan bisnis.
Selain itu, pemahaman tersebut juga dapat membantu pengusaha untuk memetakan faktor pendorong perdagangan internasional yang dapat dioptimalkan sesuai dengan bidang usahanya. Salah satu contoh adalah memahami perbedaan sumber daya alam.

Ilustrasi Faktor Pendorong dan Penghambar Perdagangan Internasional adalah. Sumber: Pexels.com/Bergen Davis
Perdagangan internasional merupakan aktivitas ekonomi dalam level makro. Aktivitas tersebut meliputi jual beli produk untuk memenuhi kebutuhan bersama, misalnya memenuhi kebutuhan terhadap sumber daya atau memenuhi kebutuhan devisa negara.
Perdagangan internasional dapat berlangsung dengan baik karena keberadaan faktor pendorong. Namun, perdagangan internasional juga mempunyai faktor penghambat yang membatasi praktik jual beli produk antarnegara.
Empat faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional adalah sebagai berikut.
Perdagangan internasional dapat terjadi karena keberadaan faktor-faktor pendorong. Dikutip dari buku IPS 3A SMP/MTs Kelas IX karya Kurnia (2007: 167 – 168), berikut adalah empat contoh faktor pendorong perdagangan internasional.
Kondisi muka bumi diciptakan oleh Tuhan dengan karakteristik yang berbeda sehingga berbeda tingkat kesuburan, kekayaan alam, jenis tumbuhan, hewan, mineral, dan tambangnya. Perbedaan sumber daya alam tersebut mendorong negara melakukan perdagangan internasional.
Walaupun barang diproduksi di dalam negeri, tidak semua negara dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Contohnya, Indonesia yang merupakan negara penghasil beras terbesar di Asia Tenggara tetap mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam.
Negara yang lebih menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak, bermutu, serta efisien daripada negara yang tidak menguasainya. Hal tersebut terjadi karena pemanfaatan teknologi dapat menghemat biaya produksi.
Kemajuan teknologi telah menciptakan alat transportasi yang dapat menjangkau semua negara. Kegiatan ekspor impor dalam jumlah besar dan dalam waktu yang relatif cepat pun dapat dilakukan.
Perdagangan internasional juga dapat mengalami hambatan. Berikut adalah empat contoh hambatannya.
Keamanan negara dapat menghambat perdagangan internasional. Hambatan tersebut dapat terjadi karena keberadaan ancaman atau peperangan yang membuat negara lain khawatir untuk melakukan transaksi jual beli.
Mengutip dari buku yang sama karya Kurnia (2007: 169), negara yang tingkat upahnya rendah dan mampu menghasilkan produktivitas tinggi maka harga barang cenderung akan terjangkau masyarakat.
Sebaliknya, upah yang tinggi dana kemampuan produksi yang rendah membuat harga cenderung mahal. Hal itu mengakibatkan barang yang dihasilkan tidak dapat bersaing di pasar internasional.
Perbedaan jenis mata uang juga dapat menghambat perdagangan internasional. Oleh karena itu, negara-negara yang aktif melakukan perdagangan internasional cenderung menggunakan devisa negara (alat pembayaran).
Organisasi internasional membantu negara untuk melakukan perdagangan internasional. Hal itu dapat terjadi karena organisasi internasional umumnya mendukung kerja sama antarnegara anggota, termasuk perdagangan.
Baca juga: International Trade and Economics dalam Ekonomi Global
Faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional adalah pemahaman umum yang penting bagi masyarakat, terutama pengusaha. Pemahaman tersebut dapat membantu menyusun strategi agar perdagangan internasional berjalan lancar. (Annis)