Logistik merupakan kosakata umum dalam bahasa Indonesia. Walaupun termasuk kosakata umum, beberapa orang kerap mengalami kesulitan untuk mendefinisikan ‘logistik’ secara konkret. Secara umum, arti logistik adalah pengelolaan.
Unsur yang termasuk dalam bidang logistik dapat berupa barang, jasa, bahkan informasi. Keberagaman unsur tersebut dapat terjadi karena logistik merupakan kegiatan yang masuk dalam Supply Chain Management (SCM).

Ilustrasi Arti Logistik adalah. Sumber: Unsplash.com/Lucas van Oort
Kegiatan logistik merupakan bagian penting dari Supply Chain Management (SCM) karena kegiatan tersebut dapat membantu pengelolaan beserta arus (keluar/masuk) sumber daya. Setiap bidang kehidupan sebenarnya mempunyai hubungan dengan logistik.
Kegiatan tersebut dapat berlangsung di lingkungan terkecil hingga lingkungan besar, misalnya di lingkungan keluarga atau bisnis. Walaupun pernah melakukan kegiatan logistik, tidak semua orang dapat memberikan definisi logistik secara konkret.
Menurut Bowersox dalam buku Fundamental Manajemen Logistik, Suntoro (2020: 15), arti logistik adalah proses pengelolaan yang strategis terhadap pemindahan dan penyimpanan barang, suku cadang, dan barang jadi dari para supplier.
Kegiatan logistik pada level makro dapat berupa pengiriman sumber daya (bahan pangan, bahan mentah, atau barang jadi) untuk memenuhi kebutuhan nasional. Keberadaan logistik menjadi kian penting karena tujuan yang komprehensif.

Ilustrasi Arti Logistik adalah. Sumber Unsplash.com CHUTTERSNAP
Tujuan logistik secara umum adalah melakukan pengelolaan sumber daya yang mencakup upaya pengadaan, perawatan, dan/atau distribusi. Selain tujuan secara umum, logistik juga mempunyai tujuan spesifik yang mengacu pada jenisnya.
Mengutip dari buku yang sama karya Suntoro (2020: 7 – 9), berikut ini adalah beberapa tujuan logistik berdasarkan jenisnya.
Logistik tempat kerja merupakan aliran materiel pada sebuah stasiun kerja tunggal. Tujuan logistik tempat kerja adalah meminimalkan perpindahan seorang pekerja pada sebuah mesin atau sepanjang lini perakitan.
Logistik fasilitas merupakan aliran materiel antara stasiun kerja dalam suatu fasilitas (pabrik, terminal, gudang, atau pusat distribusi). Tujuan logistik fasilitas adalah penanganan materiel dalam suatu fasilitas.
Logistik rantai pasokan merupakan aliran materiel, informasi, dan uang antarperusahaan. Rantai pasokan mencakup jejaring fasilitas (gudang, pabrik, terminal, pelabuhan, toko, rumah), moda transportasi, dan sistem informasi logistik yang saling terhubungkan.
Logistik global menghubungkan pemasok dengan konsumen di seluruh dunia.
Logistik kolaborasi merupakan bentuk kerja sama berkelanjutan, optimasi aktivitas logistik dan komunikasi secara real-time antara semua mitra rantai pasokan.
Arti logistik adalah pengelolaan sumber daya, baik barang maupun jasa. Kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari proses ekonomi, khususnya distribusi. Hal itu selaras dengan bidang usaha Ekanusa yang memfasilitasi kebutuhan pengemasan dalam proses logistik bahan cair. (Annis)