Food packaging design merupakan proses penting dalam industri pangan. Proses tersebut dapat terjadi pada tahap praproduksi, produksi, atau pada tahap pengembangan produk.
Setiap industri pangan umumnya melakukan kegiatan desain kemasan karena proses tersebut mempunyai fungsi penting bagi produk. Beberapa di antaranya adalah untuk keperluan distribusi, masa simpan, bahkan branding.

Ilustrasi Food Packaging Design. Sumber: Pexels.com/Mateusz Haberny
Food packaging design (desain kemasan makanan) merupakan proses dinamis dalam industri pangan. Sifat dinamis tersebut terjadi karena desain kemasan makanan tidak mempunyai satu fase konkret atau sekali jadi.
Desain kemasan makanan dapat terjadi sebelum pembuatan produk, saat peluncuran produk, saat pengembangan produk, bahkan seiring dengan perubahan regulasi pemerintah. Salah satu contoh adalah ketentuan untuk mencantumkan informasi nilai gizi.
Proses desain kemasan makanan memiliki sejumlah fokus, antara lain:

Ilustrasi Food Packaging Design. Sumber: Pexels.com/Polina Tankilevitch
Fokus desain kemasan makanan yang beragam menunjukkan bahwa proses tersebut mempunyai peran krusial dalam industri pangan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai aneka peran desain kemasan dalam industri pangan.
Desain kemasan makanan mempunyai peran protektif. Peran tersebut mempunyai kaitan dengan misi menjaga kualitas serta keamanan produk dari produsen hingga dikonsumsi oleh konsumen. Peran protektif juga mempunyai kaitan dengan masa simpan produk.
Desain kemasan makanan mempunyai peran informatif karena dapat menyampaikan pesan dari produsen kepada distributor dan konsumen. Kemasan dapat memuat instruksi tentang hal-hal berikut:
Desain kemasan juga mempunyai peran pemasaran. Kegiatan mendesain kemasan merupakan proses kompleks karena perlu mempertimbangkan kesesuaian dengan regulasi serta psikologi persuasi agar dapat meyakinkan konsumen bahwa produk lezat dan aman.
Peran ekonomi dari desain kemasan terjadi karena produsen perlu melakukan optimasi biaya produksi. Selain itu, kemasan juga sering kali perlu mempertimbangkan biaya pengelolaan limbah dan/atau mengusahakan untuk meminimalkan jumlah limbah.
Desain kemasan memang mempunyai peran penting dalam setiap industri, termasuk industri pangan. Peran tersebut memengaruhi berbagai macam kegiatan seperti produksi dan konsumsi.
Dikutip dari artikel Penerapan Desain Kemasan yang Efisien dan Ekonomis untuk Sayur Mayur pada Produk Bada dalam jurnal Dharma Nusantara karya Prastyo, dkk. (2024: 43), desain kemasan yang mengutamakan ketahanan produk, efisiensi distribusi, dan kepraktisan konsumen dapat memberikan kontribusi positif terhadap citra produk dan keberlanjutan lingkungan.
Baca juga: Food Packaging: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya yang Perlu Diketahui
Demikian menjadi jelas bahwa food packaging design merupakan proses krusial dalam industri pangan. Proses tersebut terjadi secara dinamis, tidak terpaku pada satu tahap praproduksi, produksi, atau pascaproduksi saja. (Annis)